Postingan

Tugas Terstruktur 6

  HAK UNTUK MENGETAHUI : MENGAPA KEBENARAN ADALAH BAGIAN DARI KEADILAN. Abstrak Artikel reflektif ini membahas pentingnya hak untuk mengetahui kebenaran sebagai bagian dari prinsip Hak Asasi Manusia (HAM) dan keadilan sosial. Di tengah arus informasi yang cepat, transparansi dan keterbukaan menjadi kebutuhan fundamental bagi masyarakat. Hak untuk mengetahui bukan hanya aspek legal, tetapi juga moral, yang memberi jaminan bahwa setiap individu memiliki akses terhadap informasi yang benar. Tulisan ini menguraikan persoalan utama terkait penyebaran informasi yang salah, minimnya transparansi, serta tantangan dalam menegakkan HAM. Refleksi ini diakhiri dengan pemikiran solutif sebagai wujud sikap sadar HAM yang harus dimiliki oleh setiap peserta didik . Kata Kunci : Hak asasi manusia, kebenaran, keadilan, transparansi, informasi public.   Pendahuluan Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan hak dasar yang melekat pada setiap individu sejak lahir, tanpa memandang status, ident...

Tugas Mandiri 15

  GLOBAL CITIZEN VS NATIONAL CITIZEN : MENCARI TITIK TEMU DUA IDENTITAS   PENDAHULUAN Globalisasi telah membawa perubahan besar dalam cara manusia berinteraksi, bekerja, dan memaknai identitas. Dalam situasi ini, seseorang tidak lagi hanya menjadi warga negara dalam konteks nasional ( national citizen ), tetapi juga bagian dari komunitas global ( global citizen ). Fenomena ini terlihat jelas dalam budaya populer, teknologi, pendidikan, hingga penggunaan bahasa sehari-hari. Salah satu isu yang paling terasa adalah meningkatnya penggunaan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris di ruang publik Indonesia. Situasi ini memunculkan pertanyaan: apakah identitas global yang semakin menguat dapat melemahkan nasionalisme, atau justru dapat berjalan berdampingan? Sebagai bangsa yang kaya budaya, Indonesia menghadapi tantangan besar dalam menjaga jati diri di tengah arus global. Nasionalisme tidak lagi bisa dipahami secara kaku, tetapi perlu berkembang menjadi sikap yang adaptif ta...

Tugas Mandiri 14

REFLEKSI INTEGRITAS DAN KEJUJURAN   PENDAHULUAN Bagi saya, integritas adalah keselarasan antara nilai yang saya yakini dengan tindakan yang saya lakukan dalam setiap situasi. Integritas berarti tetap jujur, konsisten, dan bertanggung jawab, bahkan saat tidak ada yang melihat. Kejujuran bukan sekadar tidak berbohong, tetapi keberanian untuk mempertahankan prinsip yang benar meskipun ada tekanan, godaan, atau risiko. Dalam dunia akademik, integritas menjadi sangat krusial karena kampus bukan hanya tempat mempelajari teori, tetapi juga ruang pembentukan karakter. Mahasiswa yang memiliki integritas tidak hanya mengejar hasil akhir, tetapi menghargai proses belajar. Tanpa integritas, nilai akademik dapat diperoleh melalui cara yang tidak etis, dan hal ini menjadikan pendidikan kehilangan maknanya. Karena itu, integritas bagi saya merupakan bekal penting yang akan saya bawa hingga terjun ke dunia kerja dan masyarakat.   REFLEKSI DAN PEMBAHASAN Dalam kehidupan perkuliahan...

Tugas Mandiri 13

  MENCARI TITIK TEMU : REFLEKSI TANTANGAN HARMONISASI KEBIJAKAN PUSAT DAN DAERAH.   PENDAHULUAN Dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia, kelarasan kebijkan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah menjadi salah satu prasyarat utama terselenggaranya tata kelola pemerintahan yang efektif. Desentralisasi yang diperkuat sejak reformasi memberikan ruang bagi daerah untuk mengatur urusan rumah tangganya sendiri, namun di sisi lain tetep memerlukan koordinasi erat dengan pemerintahan pusat. Dalam praktiknya, harmoni kebijakan sering kali sulit dicapai karena adanya perbedaan kewenangan, kebutuhan lokal, hingga kepentingan politik yang tidak slalu sejalan. Kondisi ini kemudian memunculkan fenomena tumpang tindih regulasi yang berdampak langsung pada pelayanan publik maupun pembangunan daerah. Tesis reflektif saya adalah bahwa harmonisasi kebijakan pusat daerah saat ini masih menghadapi hambatan struktural dan politis yang signifikan sehingga sering menciptakan keb...

Tugas mandiri 6

  MENGAPA HAK BERORGANISASI PENTING BAGI MAHASISWA   Abstrak Hak berorganisasi merupakan salah satu bentuk nyata dari kebebasan berekspresi dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial maupun demokrasi. Bagi mahasiswa, hak ini menjadi sarana penting untuk mengembangkan potensi diri, memperjuangkan aspirasi, dan membangun karakter kepemimpinan yang kritis serta bertanggung jawab. Artikel reflektif ini membahas pentingnya hak berorganisasi dalam konteks kehidupan manusia, khususnya mahasiswa, dengan menyoroti nilai-nilai demokrasi, tanggung jawab sosial, serta kontribusinya terhadap pembentukan warga negara yang aktif dan berintegritas. Kata Kunci : hak warga negara, mahasiswa, organisasi, demokrasi, partisipasi sosial. Pendahuluan Setiap manusia dilahirkan dengan hak-hak dasar yang melekat padanya, yang dikenal sebagai hak asasi manusia. Salah satu hak penting dalam kehidupan sosial adalah hak untuk berorganisasi . Hak ini memungkinkan individu bergabung, membentuk, da...

tugas mandiri 5

  Webinar Seri V – Open Data KPU untuk Ekosistem Civictech Pemilu 2024 yang Demokratis Penyelenggara: Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU) Narasumber dari KPU/ Ekosistem Civictech: 1.       Adinda Tenriangke Muchtar. Direktur Eksekutif The Indonesian Institute, Center of Public Policy Research. 2.       Wenseslaus Manccut. Ketua Umum Asosiasi Media Saber Indonesia. Tanggal pelaksanaan: 8 desember 2021 https://www.youtube.com/live/4tu28NfcJCY?si=ZJHGTmmWL0qhutXS   Webinar ini mengangkat tesis bahwa: pemanfaatan data terbuka oleh lembaga pemilu dan masyarkat sipil adalah kunci untuk menciptakan proses pemilu yang lebih demokratis, transparan, dan partisipatif.   Argumentasi pendukung yang dikemukakan meliputi: a.        Lembaga pemilu seperti KPU memiliki kumpulan data yang sangat besar (misalnya data pemilih, hasil pemilu, logistik) yang jika dibuka dan diolah oleh...

Tugas Mandiri 4

  Judul: Integrasi Sosial di Dunia Maya: Pembelajaran dari Interaksi Warga di Media Sosial Lokasi Observasi: Akun Media Sosial Publik WargaTangsel (platform: Instagram/Facebook/YouTube) Pendahuluan Saya memilih akun media sosial publik WargaTangsel sebagai lokasi observasi karna berfungsi sebagai wadah interaksi virtual bagi warga Tangerang Selatan dalam berbagi infromasi, menyampaikan opini, dan membangun solidaritas sosial. Media sosial berperan penting sebagai sarana komunikasi publik yang mempertemukan beragam lapisan masyarakat tanpa batas geografis. Tujuan observasi ini adalah untuk mengkaji bagaimana dinamika interaksi diruang digital tersebut dapat memperkuat atau justru menguji integrasi sosial masyarakat, khususnya dalam konteks keberagaman dan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Temuan Observasi Selama observasi yang dilakukan pada akun media sosial publik WargaTangsel, ditemukan berbagai jenis interaksi warga yang mencerminkan dinamika sosial di dunia online....